Hidup harus terus berlanjut
Mimpi harus terus diperjuangkan
Dan optimisme harus terus di pelihara
( Kalo bukan semangat, apalagi yang kita punya ???)
Hidup harus terus berlanjut
Mimpi harus terus diperjuangkan
Dan optimisme harus terus di pelihara
( Kalo bukan semangat, apalagi yang kita punya ???)

Skuad “Pangeran Biru” lengkap sudah. Kehadiran pemain tim nasional Thailand Suchao Nutnum pada sesi latihan Selasa (3/11) sore di Stadion Siliwangi Bandung menggenapi kuota 23 pemain Persib Bandung yang akan mengarungi Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010.
Suchao datang bersama Manajer Persib Umuh Muchtar dan pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) Saint Prima Hasan Saputra, yang menjembatani perekrutan pemain Thailand tersebut. Kehadiran Suchao yang akan diposisikan sebagai pemain sayap kiri itu, langsung disambut tepuk tangan meriah ratusan bobotoh pada sesi latihan Persib.
Seolah ingin memuaskan bobotoh yang telah memberinya sambutan hangat, Suchao yang baru saja tiba dari Thailand pukul 12.00 WIB langsung mengganti pakaiannya dan bergabung bersama rekannya yang lain untuk mulai berlatih.
Dalam sesi latihan yang menggelar game internal, Suchao sudah berbaur dengan Hilton dkk. Beberapa kali ia memberikan umpan matang kepada rekannya atau bahkan mengeksekusi sendiri peluang yang diperolehnya hingga membuahkan gol. Ia bahkang terlibat duel seru dengan Atep.
Menanggapi aksi Suchao di latihan perdananya bersama Persib, Pelatih Jaya Hartono tak dapat menyembunyikan rasa puasnya. Ia optimistis kehadiran Suchao dapat mengisi kekosongan di tim yang selama ini tidak memiliki figur gelandang sayap kiri yang mumpuni.
“Saya lihat kemampuan dia sangat bagus, naluri golnya cukup tinggi. Ia juga memiliki visi permainan yang baik sehingga tahu kapan waktu yang tepat untuk memainkan bola panjang atau pendek. Kemampuannya membaca pergerakan pemain lain juga bagus,” ucap Jaya melancarkan pujian bertubi-tubi.
Meski demikian, Jaya belum bisa memastikan akan memosisikan Suchao di mana. Di Tim Nasional Thailand, Suchao memainkan peran yang baik sebagai gelandang sayap kanan. Namun, pada game internal kemarin, jelas terlihat bahwa pemain asal TOT FC itu juga dapat memainkan peran yang sama baiknya saat harus disimpan di sektor kiri.
Jaya masih harus berkomunikasi dengan Suchao untuk menanyakan posisi mana yang memungkinkannya lebih leluasa bergerak. Jika memang di sektor kiri, Jaya akan mengimbangi sektor kanan dengan kehadiran Atep ataupun Gilang Angga.
Hasan Saputra yang beberapa kali menyimak langsung aksi Suchao ketika membela TOT FC pada Liga Premiere Thailand mengatakan, pemain kelahiran 17 Mei 1983 itu sangat unggul dalam hal kecepatan dan kemampuan tekniknya.
Sementara itu, dalam kondisi skuad yang sudah lengkap, Umuh meminta pemain agar terus meningkatkan kemampuannya. Ia pun meminta tidak timbul kecemburuan di kalangan pemain yang merasa dirinya lebih unggul dan lebih pantas menjadi tim inti. “Tidak ada istilah pemain inti atau cadangan. Semua statusnya sama. Oleh karena itu, harus sama-sama menampilkan kemampuan terbaiknya. Hanya yang berkemampuan baik pantas mengisi tim inti,” tutur Umuh.
Kondusif
Setelah dipindahkan ke Stadion Siliwangi, latihan skuad “Pangeran Biru” berjalan kondusif. Pemain bisa berkonsentrasi dengan baik saat melaksanakan tahapan demi tahapan latihan. Penonton pun bersikap tertib dengan duduk di tribun yang telah disediakan, tanpa harus meluber hingga pinggir lapangan. Selanjutnya, Persib pun berencana menggelar sesi latihan sore di Stadion Siliwangi setiap harinya, sedangkan latihan pagi tetap dilakukan di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani Bandung.
Sementara itu, partai uji coba melawan tim Porda Kota Bandung yang akan menjadi Persib U-21 akan digelar di Stadion Siliwangi. Satu partai uji coba lain akan digelar di Stadion Cibinong Bogor ketika Persib akan menjajal kekuatan tuan rumah Persikabo Bogor pada Selasa (10/11) mendatang
* Copy paste dari www.persib-bandung.or.id, semoga persib engkau makin jaya seperti nama pelatihnya sendiri, Bung Jaya Hartono*
Wheeeewwww, akhirnya hari ini beres juga nyiap-nyiapin bwat percobaan tugas akhir yaitu ekstraksi nikel dengan menggunakan asam sulfat. Perlu engkau tahu kawan, bahwa saya nyiapin ini sejak seminggu yang lalu tapi baru beres malem ini. Gileee, hari ini aja gw mulai siap2 dari siang dan baru beres jam 12 malem. Ini baru persiapan, dan percobaannya adalah pelindian selama 8 jam. Harus stand by lagi ampe jam 9 pagi, baru bisa pulang bwat tidur.
Nyiapin apa aja sih ampe lama kek gitu?? rumit lah kalo saya jelaskan disini, mending kamu dateng aja ke lab hidrometalurgi lantai 3 prodi teknik metalurgi ITB, saya selalu standby di sana dari pagi ampe siang. Ntar kita ngobrol2, itu juga kalo kamu niat besar ingin tau si alip ngapain aja sih ampe lama gitu. hehe,
O iya, saking “rajin”nya gw bikin persiapan, gak sadar kalo rambut gw ke bakar kena lilin. ckckck, subhanalloh, mungkin ini ujian dari Alloh SWT agar si alip bisa merasakan susahnya mengerjakan TA dan senangnya nanti saat di wisuda. Amiiiienn,,,
Oh, langit Bandung saat ini cukup tenang dan sunyi, dan disini pun, di lab, saya kedinginan karena di pasang AC baru. Ya, keadaan ini menemani saya hingga mentari muncul ke langit bumi ganesha dan semuanya akan berganti dengan kehadiran para pegawai, dosen, mahasiswa, OB yang lalu lalang di depan lab sesuai denagn kepentingan masing2. Hooooaaaaammmm….
Wkwk, akhirnya saya bisa kembali menulis disini, menulis apa saja yang saya kira penting untuk di bagi ke khalayak ramai, agar saya bisa senang dan anda pun juga sebagai pembaca bisa senang. Ini karena saya sudah beli apa itu namanya, ya, tradaaaa, voucher ai3 yang perdana. Jadi saya bisa ikut membuka internet sepuasnya di kampus, di lab pastinya. *menurut sejarah internet itu berasal dari sebuah singkatan indomie, telor, keju* (mungkin penemunya seneng makan ini kali yak)
Banyak yang ingin saya share, tapi tiba2 lupa. wkwk, tah ava lah. Mungkin di lain waktu saja. Yang penting saya mengingatkan kepada para pembaca sekalian bahwa jangan lupa sholat 5 waktu dan puasa di bulan ramadhan. Dan semoga ikhlas selalu dengan amal2 yang di perbuatnya.
Baik, saya akhiri saja dengan sebuah pantun
Kalo ada sumur di ladang,
Boleh kita menumpang mandi,
Kalo ada umur yang panjang,
Boleh juga bertemu lagi
WOOOOOIIIII,
bwat para penggemar fanatik maupun simpatisan, udah keluar nih buku terbaru dari sang imam mandi, syeh al mukarom pidi baiq dengan judul DRUNKEN MARMUT . Silakan cari di toko buku terdekat, asik kek nya. awak juga pengen beli, tapi belom adeu duitnya. hikz..hikz..
ada yang mo nyumbang ????
Wew, udah lama awak tak isi ini blog, buat blog ini jadi sepi kayak kuburan di pinggir sawah di malem hari. Banyak hal kawan yang bikin saya males nulis akhir-akhir ini, tapi tak penting lah saya utarakan di sini. yang penting kawan tau bahwa saya masih hidup, selamat dari gempa, sehingga bisa nulis lagi di sini.
Banyak hal yang baru dari saya. Mulai dari akuarium baru di kamar yang tanemannya kering mulu (bikin saya harus beli terus taneman), ikannya yang perutnya udah buncit tapi gak anakan terus (kapan atuh anakan ieu teh, apa perlu saya sesar), terus semester baru dengan 9 sks, temen baru, ikutan les bahasa inggris, ikutan les bahasa arab, buku baru yang walopun udah beli sejak sebulan lalu tapi belom beres di baca2, baju baru tentunya untuk lebaran.
Mudah2an ini sudah menggambarkan hal2 baru yang saya punya sehingga
kawan2 tak perlu repot2 lagi menanyakan hal itu pada saya. Tapi yang penting adalah bahwa saya masih hidup, selamat dari gempa. Semoga ini bisa mengawali saya bisa (lagi) menulis baik hal2 yang penting maupun yang tidak penting.
Dan tetap lah senang membaca untuk anda karena
bacaan adalah gunung ilmu dan membaca adalah jalannya
“Udah lah lip, gw gak ada harapan lagi. Gw gagal”. Masih teringat dalam benak ketika ada seorang teman dekat mencurahkan isi hatinya tentang target indeks prestasi (IP) yang gagal di capai pada semester ini. Dari raut mukanya yang kusam seolah-olah menyiratkan depresi serta stress yang cukup berat. Kontras dengan teman saya yang lain, meskipun sama-sama gagal dengan target IP nya, raut wajahnya berbeda. Terlihat memancarkan aura positif yang menunjukkan rasa semangat dan percaya diri. Ketika ditanya tentang kondisi akademiknya, ia menjawab dengan nada sedikit geram tapi tetap tersenyum optimis, “ iya lip, gw gk lulus. Salah kemaren strategi belajarnya. Gw kurang keras belajarnya. Gw akan perbaiki lagi di semester depan”.
Di atas adalah 2 contoh bagaimana seseorang merespons sebuah kegagalan. Yang satu merespons dengan penuh pesimis seolah-olah semua sudah berakhir sehingga cenderung stress dan depresi sedangkan yang kedua merespons sebuah kegagalan sebagai sesuatu yang biasa saja dan menjadikannya sebagai momen pembelajaran. Dalam hidup, tentunya ada cerita kesuksesan dan cerita kegagalan. Sukses dan gagal ibarat 2 sisi koin yang tidak dapat dipisahkan. Seseorang yang menginginkan kesuksesan harus siap menghadapi kemungkinan terjadi kegagalan. Ini wajar. Seorang pemenang mengenali konsep ini dengan baik. Ia akan bekerja keras untuk mencapai cita-citanya, tak peduli seberapa besar rintangan menghadang. Dan ketika rintangan tersebut menghalangi nya sehingga terjadi kegagalan, ia tidak patah arang malah itu menjadi pelecut agar bisa menjadi lebih baik. Pemenang sejati membutuhkan banyak gagal untuk menjadi sukses karena kegagalan yang ada di jadikan pelajaran agar tidak terulang lagi di masa depan. Inilah yang dilakukan oleh orang-orang sukses seperti nabi Muhamad SAW, Thomas alfa Edison, Soichiro Honda, Abraham Lincoln dan tokoh sukses lainnya.
Kegagalan adalah sebuah keniscayaan. Seperti sebuah hukum alam bahwa siapa saja yang tidak menyempurnakan dengan baik usahanya maka bisa dipastikan akan terjadi kegagalan. Ini sesungguhnya memberikan kita pelajaran akan sebuah jalan kesuksesan. Tergantung bagaimana meresponsnya. Berikut adalah 2 cara positif dalam menyikapi sebuah kegagalan :
1. Gagal kita butuhkan sebagai sebuah pembelajaran agar tidak terulang di masa mendatang
Ini mengingatkan saya akan sebuah perjuangan seorang Abraham Lincoln dalam meraih kursi presiden Amerika Serikat. Tahun 1831, mengalami kebangkrutan dalam usahanya. Tahun 1832, menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal. Tahun 1833, kembali bangkrut.Tahun 1835, istrinya meninggal dunia. Tahun 1836, menderita tekanan mental yang sangat berat dan hampir saja masuk rumah sakit jiwa. Tahun 1837, kalah dalam suatu kontes pidato. Tahun 1840, gagal dalam pemilihan anggota senat AS. Tahun 1842, menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres AS. Tahun 1848, kalah lagi di kongres. Tahun 1855, lagi-lagi gagal di senat. Tahun 1856, kalah dalam menduduki kursi wakil presiden. Tahun 1858, kalah lagi di senat. Tahun 1860 akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat. Sebuah kegigihan yang menakjubkan dan menunjukkan bahwa kegagalan bukan lah sebuah masalah atau beban yang berat tetapi momen pembelajaran agar bisa lebih baik di masa mendatang.
2. Gagal dalam melakukan sesuatu yang berguna adalah lebih baik daripada tidak melakukan apapun
Seorang yang tidak melakukan apapun untuk meraih cita-citanya merupakan pecundang yang hanya bisa berkhayal. Ia sudah menyerah terlebih dahulu ketika rintangan menghadang. Pikirannya tentang masalah lebih besar daripada masalah yang sesungguhnya. Ini yang membedakan dengan seorang pemenang, meskipun masalah menghadang, ia tidak lari menghindar tapi dihadapi dengan penuh semangat. Tidak peduli hasil akhirnya akan seperti apa karena sadar bahwa apapun yang terjadi akan meningkatkan kualitas hidupnya.
Dengan 2 cara pandang di atas, maka mulai lah bergerak dari sekarang. Tak perlu khawatir dengan rintangan dan bayangan kegagalan di depan. Bila Allah SWT mentakdirkan di perjalanan kegagalan yang terjadi, maka kita terima dengan senyum penuh percaya diri layaknya sebuah iklan detergen dan berkata “gagal itu baik”.
Hohoho, hampir sebulanan ane gak rawat ni blog. Bukan karena males nulis, gak ada ide atw gak punya duit bwat nge-net, tapi kemaren ane di rundung sedih berkepanjangan. Ibaratnye kek lagi musim kemarau dan sekarang baru kena ujan itupun masi rintik2. Tapi syukur alhamdulilah lah segitu juga, udah bikin ane semangat nulis lagi, semangat belajar lagi. Mungkin masalahnya sepele dan itu nampaknya bisa diselesaikan dengan mudah, tapi karena pada dasarnya sifat ane yang dramatic-romance-melankolik (Wew), jadi masalah yang ada terlihat besar,berat dan tanpa harapan. Begini fren ceritanya :
Hari itu,di akhir bulan juni, saat2 dimana kawan2 sesama mahasiswa seperjuangan sedang bokek karena jatah uang jajan makin sekarat, lalu ada juga kawan yang sedang sibuk menyelesaikan tugas akhirnya agar bisa salaman dengan rektor mungkin dicintainya tgl 18 juli di sabuga, ane kena 3 masalah secara bersamaan, itu mungkin masalah datang tidak bersamaan, tapi bertubi-tubi lebih tepatnya. Ane lupa lagi apakah bersamaan secara paralel dalam 1 waktu atau bertubi-tubi secara seri, tapi tak pentinglah itu kita debatkan disini. baik, ini masalahnya :
1. Nilai korosi dapet D
Sebenarnya ane ikhlas korosi ini dapet nilai D, mungkin kurang belajarnya atau salah strategi belajar. Tapi sepertinya kalo kurang belajar gak mungkin, karena ane disini udah menerapkan prinsip pareto yakni 80% belajar mata kuliah korosi dan 20% mata kuliah lain. Kurang apa coba. Terus ane juga gak minta nilai A, AB, B atau BC,cukup nilai C. Tapi tetep aja, di kasihnya D. Kalo kata afgan, sadis. Oh ya, Perlu kawan2 tau, bahwa mata kuliah ini cukup sulit, bisa lah disejajarkan dengan mata kuliah termo di mesin atau medan di elektro. Satu lagi, yang bikin makin sulit ni mata kuliah, dosennya ngejelasin pake bahasa inggris. Weleh-weleh,nyerah deh kalo udah nemu bahasa inggris, wong sampe sekarang nyebut alfabet pake bahasa inggris juga masih belepotan. ckckck, alif…alif…parah nian bahasa inggris dikau (kata suara dalam hati).
OK, terus apa donk masalahnya?kan kamu udah ikhlaas?nah, ini fren, yang jadi beban adalah orang tua nanyain terus kapan lulus, nyindir2 kok temen2 yang laen udah pada lulus kamu belum. terus masalah SPP dan nyerempet ke yang laen2. Oh, kawan, sebenernya ane paling gak tega nyusahin orang tua. gara2 gak lulus, mata kuliah ini harus ngulang lagi taun depan dan ane paling cepet lulus juli 2010. Ini jadi kepikiran terus, karena gara2 itu mata kuliah gak lulus,jadi harus menunda rencana kelulusan. nasib…oh…nasib
2. Gagal dapet beasiswa ke jepang.
Akhir mei lalu, ane ikutan daftar beasiswa tugas akhir di jepang.gak masalah donk kalo gagal, karena ane nganggep ini cuman iseng2 berhadiah alias alhamdulilah kalo keterima, gak juga ga papa. Nah, masalahnya adalah ini nyerempet orang tua lagi. Si babeh cerita2 sama keluarga yang lain kalo ane akan berangkat ke jepang. Padahal kan cuman baru ikut seleksi doank. mungkin karena saking senengnya atau bangganya. Tiap hari nanyain kapan beritanya keluar. Dan ketika akhir bulan itu berita ketidaklulusan keluar, ane ceritakan sama orang tua. Oh kawan, itu kalau kalian lihat raut wajah si babeh terlihat penuh kekecewaan. Ane jadi bersalah begini. Salah satu faktor
ketidaklulusan mungkin karena IPK (IPK awak cuma 2,88) sedangkan kawan lain yang diterima IPKnya lebih dari 3. Penyesalan pun datang, kenapa awak sewaktu tingkat2 awal dulu gak belajar keras dan cerdas, mungkin nasib berkata lain.
nasib lagi…nasib lagi…
3.Wanita
Nah yang ini gak bisa ane jelaskan secara detail. its soooo sensitive and complicated,fren. Sorry2, batin masih belum kuat buat ceritanya. Tapi ane cuman bisa berucap, oh begini lah cinta, penderitaannya tiada akhir
(hehehe, lebay)
Begitu lah kawan, asbabun nuzul alias sabab musababnya. Ini bikin ane jadi puyeng tiap hari, bikin ane tiap sore nge-lamun di pelataran mesjid agung,bikin banyak amanah terbengkalai. Astagffirullah. yaaaa, akhirnya dengan waktu yang terus berputar, kesadaran itu datang juga. Ane gak boleh berlama-lama seperti ini. Ane harus terus belajar. Dan lihat lah, sekarang
ane udah mulai bangkit. memulai hari2 berikutnya dengan penuh senyum dan semangat sambil terus bersenandung lagunya d’masiv “jangan menyerah”
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa
Di subuh itu yang dingin nan gelap, seperti biasa ane bangun. Ya, bangun untuk menunaikan sholat subuh yang rakaatnya sedikit tapi godaannya maha dahsyat. Tak perlu lah ane ceritakan bagaimana dahsyatnya godaan itu, karena sulit untuk diceritakan, hanya kamu bisa rasakan. Setelah salam kiri kanan, ane lagsung menuju tempat tidur guna melaksanakan ritual selanjutnya setelah solat subuh yaitu tidur-tiduran sambil dengerin radio MQ. Saat itu yang ceramah bukan Aa Gym, tapi ustadz lain. Apalah artinya sebuah nama, jadi tak perlu ane sebutkan siapa ustad ini. Yang penting substansi ceramahnya yang ingin ane bagi dengan kawan-kawan. Substansinya adalah kisah tentang kabayan yang sedang sholat. Ceritanya cukup menggugah tapi bukan untuk diamalkan.hehe, Begini ceritanya friend:
“hari itu kabayan berangkat pergi ke warung, punya maksud untuk belanja macam-macam barang. Dalam perjalanannya, kabayan lewat sebuah masjid. Tiba-tiba terfikir dalam benaknya untuk melaksanakan sholat. Mungkin pada hari itu kabayan belum menunaikan sholat dan merasa bahwa sholat itu wajib bagi setiap muslim. Tanpa pikir panjang, maka masuklah ia kedalam masjid lalu mulai ia sholat. Kebetulan saat itu ada orang lain yang juga belum sholat. Melihat kabayan sholat, maka ia berniat jadi makmum bagi kabayan. Jadilah kabayan imam dan orang itu makmum. Gerakan demi gerakan sholat dilakukan kabayan, dan tentunya diikuti oleh makmum dibelakang.Ketika sedang rukuk, tiba2 secara mengejutkan dan tak terduga-duga, sang imam kentut,”br**t“,mungkin begitu suaranya. Sontak saja si makmum kaget dan yang lebih kaget lagi ternyata sang imam meneruskan sholatnya. Makin gelisah saja makmum yang satu ini, “bukannya batal sholatnya kalo udah kentut“, gumam sang makmum dalam hati. Maka setelah sholat usai, si makmum bertanya pada si kabayan,
“Kabayan, kamu tadi kentut. Bukannya batal.Kenapa diterusin sholatnya“.
“ga ah, saya ga batal“. Jawab kabayan
“eh, kumaha. Dimana-mana juga orang udah tau, kalo kentut itu batal“.
Timpal sang makmum dengan ekspresi geram.
Dan kabayan pun dengan PD nya menjawab,
“Enggak, saya gak batal. da saya tadi belum wudhu.Jadi gak batal,hehe“
Akhirnya si makmum cuman bisa geleng-geleng kepala seolah-olah memahami kelakuan si kabayan.
(kejadian tanggal 21 Juni 09, di rumah tercinta)
Biasanya kalo lagi sendu sedan,hehe, ane suka baca ni puisi. kata-katanya sedikit tapi penuh makna, Keren juga Bapak yang satu ini, bisa kepikiran gitu bikin puisi macem gini. Inspiratif dan menggugah. Silakan dinikmati kalo sulit dipahami,
AKU INGIN
Oleh : Sapardi Djoko Damono
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada