Archive

Archive for June, 2009

Cerita si Kabayan

June 24, 2009 4 comments

Di subuh itu yang dingin nan gelap, seperti biasa ane bangun. Ya, bangun untuk menunaikan sholat subuh yang rakaatnya sedikit tapi godaannya maha dahsyat. Tak perlu lah ane ceritakan bagaimana dahsyatnya godaan itu, karena sulit untuk diceritakan, hanya kamu bisa rasakan. Setelah salam kiri kanan, ane lagsung menuju tempat tidur guna melaksanakan ritual selanjutnya setelah solat subuh yaitu tidur-tiduran sambil dengerin radio MQ. Saat itu yang ceramah bukan Aa Gym, tapi ustadz lain. Apalah artinya sebuah nama, jadi tak perlu ane sebutkan siapa ustad ini. Yang penting substansi ceramahnya yang ingin ane bagi dengan kawan-kawan. Substansinya adalah kisah tentang kabayan yang sedang sholat. Ceritanya cukup menggugah tapi bukan untuk diamalkan.hehe, Begini ceritanya friend:
“hari itu kabayan berangkat pergi ke warung, punya maksud untuk belanja macam-macam barang. Dalam perjalanannya, kabayan lewat sebuah masjid. Tiba-tiba terfikir dalam benaknya untuk melaksanakan sholat. Mungkin pada hari itu kabayan belum menunaikan sholat dan merasa bahwa sholat itu wajib bagi setiap muslim. Tanpa pikir panjang, maka masuklah ia kedalam masjid lalu mulai ia sholat. Kebetulan saat itu ada orang lain yang juga belum sholat. Melihat kabayan sholat, maka ia berniat jadi makmum bagi kabayan. Jadilah kabayan imam dan orang itu makmum. Gerakan demi gerakan sholat dilakukan kabayan, dan tentunya diikuti oleh makmum dibelakang.Ketika sedang rukuk, tiba2 secara mengejutkan dan tak terduga-duga, sang imam kentut,”br**t“,mungkin begitu suaranya. Sontak saja si makmum kaget dan yang lebih kaget lagi ternyata sang imam meneruskan sholatnya. Makin gelisah saja makmum yang satu ini, “bukannya batal sholatnya kalo udah kentut“, gumam sang makmum dalam hati. Maka setelah sholat usai, si makmum bertanya pada si kabayan,
Kabayan, kamu tadi kentut. Bukannya batal.Kenapa diterusin sholatnya“.
ga ah, saya ga batal“. Jawab kabayan
eh, kumaha. Dimana-mana juga orang udah tau, kalo kentut itu batal“.
Timpal sang makmum dengan ekspresi geram.
Dan kabayan pun dengan PD nya menjawab,
Enggak, saya gak batal. da saya tadi belum wudhu.Jadi gak batal,hehe
Akhirnya si makmum cuman bisa geleng-geleng kepala seolah-olah memahami kelakuan si kabayan.

(kejadian tanggal 21 Juni 09, di rumah tercinta)

Categories: cacatnya harian alif

Puisi Aku Ingin

June 24, 2009 1 comment

Biasanya kalo lagi sendu sedan,hehe, ane suka baca ni puisi. kata-katanya sedikit tapi penuh makna, Keren juga Bapak yang satu ini, bisa kepikiran gitu bikin puisi macem gini. Inspiratif dan menggugah. Silakan dinikmati kalo sulit dipahami,

AKU INGIN

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api

yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan

yang menjadikannya tiada

Categories: cacatnya harian alif

Menyoal Gaya Kampanye Capres 2009-2014

SBY2

Tampaknya rakyat Indonesia masih menyukai tipe pemimpin yang santun, ramah, bijak dan berwibawa. Hal itu terlihat dari hasil polling pada debat capres kemarin serta di beberapa hasil survei yang dilansir oleh lembaga survei yang masih menempatkan SBY-Boediono diperingkat pertama.
Citra itulah yang berusaha diangkat dan dikuatkan pada figur SBY ini oleh tim suksesnya dan itu berhasil. Dimulai dengan pendeklarasian di SABUGA, SBY  yang mengenakan batik berwarna  merah tampak ingin mengesankan kesantunan beliau lewat bahasa tubuhnya. Di pasangkan dengan Boediono yang  kalem, makin menguatkan citra pasangan ini sebagai pasangan yang santun. Selain itu juga, dalam menanggapi statement-statement lawannya di pilpres 2008, SBY menjawab dengan tenang, tidak penuh emosi serta disampaikan dengan bahasa tubuh yang “meneduhkan”. Inilah yang di sukai
oleh mayoritas rakyat Indonesia, mungkin karena sesuai dengan kultur bangsa yang ramah, damai, murah senyum dan penuh tata krama.

jusuf-kalla

Di lain pihak, Jusuf Kalla juga berusaha menguatkan citranya sendiri yang menurut saya khas. Beliau mencoba memperlihatkan sikap seorang
calon presiden yang energik, spontan, natural serta familiar.  Bisa di lihat dari salah satu iklan kampanye nya dimana beliau melepaskan sepatunya dihadapan audience dan menunjukkan bahwa sepatunya buatan lokal. Secara tidak langsung, iklan tersebut mencoba mengikat emosi penontonnya serta
ingin menunjukkan bahwa seorang pejabat  itu biasa saja, sama seperti kita.
Iklan-iklan lainnya juga dibuat secara kreatif dimana muatannya berisi
jargon-jargon kampenye beliau yang dikemas dengan unik sehingga cukup menghibur penonton. Ini cukup berhasil untuk meningkatkan popularitas beliau, tetapi tetap saja masih jauh persen keterpilihannya dari SBY.

megaprocaver

Dari kubu Mega-Pro,berrbagai upaya dilakukan tim sukses untuk menguatkan citranya sebagai pembela wong cilik. Salah satunya deklarasi pasangan Mega-Pro di Bantar Gebang. Cukup kreatif, disana Megawati memakai baju warna hitam yang simple bermotif bunga di pundak kirinya serta Prabowo yang memakai baju safari khas Soekarno, mengesankan kedekatannya dengan rakyat kecil. Iklan-iklan kampanye yang bertemakan tentang kehidupan petani, nelayan, buruh dan rakyat kecil juga dibungkus dengan apik.
Hal ini ternyata masih belum cukup untuk meningkatkan popularitas pasangan Megawati-Prabowo bahkan cenderung turun. Sikap-sikapnya
yang agresif, menekan lawan politik (terutama kepada SBY)  agaknya kurang di sukai masyarakat.

Setiap pasangan tentunya memiliki cara masing-masing dalam mengkampanyekan dirinya. Jangan tertipu dengan tampilan di media-media kampanye dan janji-janji manis yang di umbar, salah memilih sama dengan
derita bangsa 5 tahun ke depan. Perhatikan visi misi nya serta nilai kemampuan mereka dalam merealisasikan visi misi tersebut. Jadi, mencontreng lah dengan cerdas, pilih calon yang PRO rakyat, LANJUTKAN dan tingkatkan terus pola pikir kritis, lebih cepat lebih baik.

Categories: Pool-Itik

Akhirnya, ku tak menemukan mu…

sahara_desert

Seharian ini hati rasanya ga tenang. Bukan karena gak punya uang.
Oh, kawan, uang ane cukup banyak.  Saldo di atm BNI Rp.650.000.  Meskipun gak bisa diambil karena ktm rusak,tapi masih ada lah sisa2 uang receh.
Bukan juga karena hari ini ada ujian perbaikan korosi. Perlu kawan tau, bahwa korosi adalah pelajaran yang maha dasyat susahnya. Kalo mw di banding2kan setara dengan kesulitan Sun Go Kong belajar jurus 72 merubah wujud. Memang, pas hari sebelumnya bathin sempat terguncang karena merasa telah mengecewakan Pa Sunara (dosen mata kuliah korosi), yang telah mengajar keras, keras sekali selama 1  semester. Tapi hari ini, bathin itu udah normal kembali, siap menghadapi ujian perbaikan dengan posisi otak kiri siap tempur. Bukan juga karena gak ada kerjaan, boleh di bilang hari ini full. Dari mulai menata karunia Alloh SWT yaitu wajah yang tampan ini, ujian perbaikan  sampai ngajar anak2 yang mau persiapan SNMPTN.

Sabab musababnya  adalah tiba2 saja ane inget flash back. 5 taun kebelakang. Begini ceritanya kawan:
Alkisah, jaman dulu (tepatnya 5 taun yang lalu), lebih spesifik lagi waktu ane kelas 2, ya itu waktu  masih sekolah menimba ilmu di SMA 4 Bandung, ada seorang adik kelas (wanita tentunya). Naksir bukan main sama ane. Beberapa kali dia bikin surat, puisi cinta isinya (masi ada suratnya, tersimpan di dompet perjuangan tercinta), yang kalo dibaca, bisa bikin kleper-kleper (di jamin 100%, TRUST ME). Ada 7 x dia kirim itu surat dan ternyata gak saya tanggepin alias di cuekin. mau tau kawan, why??
bukan karena dia gak cantik atau prinsip ane gak mau pacaran (seperti saat ini), tapi karena dulu saya merasa masih belum akil balig, belum cukup umur lah. Lucu juga kadang2 kalo nginget ini, suka pengen ketawa olangan (baca: sendiri). Terakhir kali, dia kasi bunga mawar, itu waktu PENSI di SMA (sejenis pergelaran musik). Wew, rasanya merinding kayak disamber geledek, bingung gak tentu (mungkin nervous) bahkan sampe tuk ngucapin terima kasih aja gak keluar. Akhirnya sepulang dari PENSI, itu bunga, saya urus sampe akhirnya layu karena usia.
Serius….

Mungkin karena putus asa atau sakit hati, akhirnya dia gak ngirim2 lagi. Hal yang wajar  tentunya.  Dan waktu terus berlalu, malam berganti malam, musim pun silih berganti, tak terasa udah 4 taun maen di ITB, saya coba baca itu puisi yang tersimpan di dompet, merenung sebentar, oh ternyata, subhanalloh, sungguh wanita itu bikin puisi dengan sepenuh jiwa dan raga nya. Bisa di bayangkan, saat itu sepertinya dia sedang kehilangan otak kiri, seluruh isi otaknya dimabuk asmara. Sedang jatuh cinta. Akhirnya sadar juga ane, gak sepantasnya dulu cuekin dia. Harusnya bisa di komunikasikan dengan baik tentang kenapa saat itu menolak dia. All of this problems is communication. Pelajaran penting :barang siapa yang bisa berkomunikasi dengan baik, maka dia bisa menguasai dunia dan seisinya.

Karena kepikiran terus, hari itu ane smsin adik kelas waktu sma dengan niat ingin cari nama wanita itu. Kamala mala namanya. Nama yang bagus. Mungkin dia asli sunda karena namanya berulang. Seperti halnya cecep gorbacep, daki sundaki, mimin mintarsih, jajang nurjaman, ikin sodikin dan lain-lain. Sms-an cukup lama dan akhirnya,EUREKA !!! dapet juga nama orangnya. Tanpa berlama-lama, langsung aja kepikiran fesbukan. Maka
di mulai lah pencarian itu. Tujuannya bukan untuk ngajak pacaran atau bahkan melamar dia, tapi ingin ngucapin salam aja sekaligus minta maaf atas semua kesalahan di masa lampau. Biar saya jadi tenang & kesalahan masa lampau itu gak kepikiran terus-menerus.
(FYI: ternyata wanita ini sudah menikah,hehe).

Cari di cari, ternyata gak dapet. Ada sih, 1 nama keluar. Tapi gak ada foto nya. Gak jadi saya add, takut salah orang. Takut menghadapi kenyataan, ternyata wanita yang di fesbuk itu adalah nenek2, repot nanti kalo dia naksir. hehe (seperti kek di bawah ini,xixixixi,brrrrr)

miss-nenek-450

1 jam-an udah on-line khusus buat nyari2 dia, masih gak dapet-dapet. akhirnya pulang ke rumah. Huffff……lumayan capek tapi udah agak lega.
Karena udah tau nama orangnya meskipun masi belum bisa minta maaf. mungkin belum jodohnya kali.

(terjadi pada tanggal 17 Juni 2009)

Categories: cacatnya harian alif

Pupus sudah harapan pemuda bangsa

Pagi itu, tanggal 1 Juni 2009, pagi yang cerah nan indah, saya memulai hari  dengan 2 rakaat sholat dhuha. Sebuah ritual wajib sebelum ujian. Ya, hari itu, saya ada ujian. Ujian yang mungkin teman2 pembaca sudah cukup tahu, karena status saya sebagai mahasiswa. Yaitu ujian akhir semester. Di namakan ujian akhir semester, karena dilaksanakan di akhir semester. Oke, hal tersebut, tak perlu lah saya
bahas cukup panjang, karena bagi saya itu tak begitu penting.

Setelah meminta “petunjuk” dan “bimbingan” dalam 2 rakaat sholat dhuha,
meluncurlah saya ke kampus dengan motor kharisma baru, baru kredit. Enak rasanya. Suaranya halus ( mungkin kalo di bandingkan dengan penyanyi, sekelas dengan Gita Gutawa) ,bodinya mantep dan yang pasti joknya empuk. Bikin pantat jadi nyaman, bikin saya betah make ni motor.

Berangkat dari rumah pukul 09.00. Nyampe di kampus pukul 09.30. Perlu saya jelaskan bahwa ini sudah pasti telat karena jadwal ujian pukul 09.15.  Wal hasil, saya di sambut berbagai pertanyaan oleh  Prof. Syoni Soepriyanto  ( begitu namanya seperti tertulis di depan kantor beliau). pertanyaan standar
tentunya. Tak penting saya ekspose di sini. Tapi saya ingin bercerita sedikit tentang dosen ini. Beliau adalah salah satu dosen favorit saya. cara ngajarnya beda dengan mainstream dosen kebanyakan. Sering cerita tentang kehidupan masa mudanya, terutama yang sering di ulang-ulang adalah kebanggaannya
bisa kuliah di Amerika. Keren lah kalo denger cerita beliau, salut buat Prof Syoni.

Setelah nyiapin berbagai peralatan ujian, mulai lah saya beraksi ngisi soal2. Kebetulan, Alhamdulilah, boleh bawa contekan 1/2 halaman A4. tapi tetep aja ada soal2 yang kebetulan juga jawabannya ga da di contekan. Terpaksa, ngisi no. tersebut dengan asal, dengan mengerahkan seluruh potensi otak
agar bisa mengarang dengan baik.

Waktu menunjukkan pukul 11.15 (mungkin), rada lupa2 ingat soal waktu tepatnya, adrian prince of love (begitu ia biasa di panggil), mengumpulkan
soal terlebih dahulu. Beeuh, manstab ni orang. Biasanya kalo dia udah ngumpulin duluan, Insya Alloh bisa ngerjain. Beda karakter dengan
teman yang satunya lagi, Fikri Ketua kongres, kalo dia ngumpulin diawal, artinya tanda mengibarkan bendera putih (alias udah nyerah). Mungkin dia berprinsip, daripada pusing mikirin soal, yang jawabannya udah sulit dikarang (karena keterbatasan pengetahuan), mending keluar,ngurus hal2
yang harus di urus. urusan diri sendiri, keluarga, bisnis, teman, kampus, negara atau bahkan dunia. Wajar, jika dia berfikir seperti itu, karena kawan yang satu ini emang super sibuk. Waktu amat berharga baginya. ” Hidup ini gak kayak maen game the sims, yang kalo game over,bisa ngulang lagi”.
Begitu ucapnya di salah satu acara kaderisasi IMMG (Ikatan Mahasiswa Metalurgi).

Satu persatu, teman2 mengumpulkan lembar jawabnya. Di mulai adrian, lalu Darius Batubara dan Gian a.k.a Bams Samson. Yap, akhirnya kuputuskan, ngikutin langkah mereka. Ngumpulin lembar jawaban, dengan menyisakan 1 soal tak terisi.

Huff, akhirnya beres, tapi nyesel juga. Harapan buat IP4 pupus di sini (berkaca dari cara ngerjain soal tadi). Mungkin ini sebuah hukum alam. Karena saya belajar kurang maksimal, kurang keras dan kurang giat. Insya Alloh, apapun hasilnya saya akan terima dengan ikhlas.Mudah2an bisa lulus. Amiiin !!!

Categories: Uncategorized
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.