Archive

Archive for September, 2010

Catatan dari lab

September 13, 2010 Leave a comment

yess, hari ini hal yang ditakutkan dilab kejadian juga. ane ke jebak diruangan di luar lab. lupa kunci masih di dalam. tiba2, jreg, suara gembok. masya alloh, kunci ketinggal di dalem. mana temen2 pada mudik semua. dan kejadian malem2. mikir2 dikit, sambil rada panik, keluar lah insting Mc Giper. untung pintu lab dari terali besi, dan kuncinya keliatan ada di meja. di cari lah sesuatu yang panjang dan ketemu paralon. ternyata paralon kurang panjang buat bisa nyodok kunci dari terali besi. dicari lagi, ketemu batang besi. berbekal pengalaman waktu bocah bikin gantar buat ngambil layangan, digabung kan lah paralon dan batang besi itu. ada kabel di sana. dan alhamdulilah ke sodok juga. haha

Kalo dipikir2 lagi, banyak sekali kenangan di lab ini. suka, duka, lara bahkan perilaku hina dan nista (*alay) pernah terjadi di sini. Thank’s God for everythings that happen in here. Thanks problems, you make me much stronger than before. Syukur ku pada Mu ya Robb tiada henti. Masih bisa senyum dan tertawa. sendiri. di sini. (gelo eta mah lur, haha)

Categories: cacatnya harian alif

amanda sekuat macan

September 9, 2010 2 comments

Oke, saya di minta teman jauh saya buat nulis cerita yang belum sempat selesai diceritakan. Itu karena waktu itu  sedang males ngetik. Oh, seandainya saja ada teknologi yang mampu mengubah suara menjadi tulisan, mungkin saya akan bicara saja. Teman jauh itu bernama amanda. kepanjangan dari anak mama dan papa. Bisa jadi saat setelah lahir, kedua orangtuanya bingung kasih nama. mau di kasih nama krisdayanti, takut gak bisa nyanyi. Mau di kasih nama Cristin Hakim, takut gak bisa akting. Atau mau di kasi nama (mamah) dedeh, takut gak bisa ceramah. Ya sudah, biar keren dan unik  dikasih nama akronim, amanda. Kalau laki2 yang lahir, mungkin namanya alemanda (anak lelaki mama dan papa). Toh sekarang, nama akronim sudah ngetrend.

Si amanda ini, saking temen jauhnya, udah lupa saya sama wajah dan suaranya. asli. kalo ketemu di jalan, pasti gak akan di sapa. Mau tau kenapa ? karena kata buku, saya ini termasuk golongan kaum sanguin yang sering pelupa. tapi insya alloh, kalo sama alloh, orangtua, adik,kakek, nenek, mandi, makan, minum dan gosok gigi gak lupa. Sama buang air juga deng.

Back to the topic, jadi ini adalah cerita fiksi. Hanya imajinasi spontan yang keluar tiba2. Jadi punten kalo banyak salah dan banyak boongnya :) . Judulnya adalah amanda sekuat macan. Silakan di simak,

ini adalah zaman nya malin kundang. zaman di mana setiap kutukan itu bisa terwujud. apalagi kutukan dari orang yang dituakan. hiduplah disana  seorang wanita yang (ngaku) cantik, jelita nan anggun bernama amanda. Dia ini sehari-hari berprofesi sebagai tukang kredit. walaupun bukan orang tasik, tapi senang sekali dengan yang namanya kredit. kredit barang2 rumah tangga yang di impor langsung dari lebanon, rwanda, afrika dan rusia. ia memanfaatkan kehidupan masyarakat yang konsumtif pada saat itu, lamayan lah untungnya gede, bisa di tabung buat beli kapal pesiar.

Amanda ini ternyata punya eyang, yang sedari dulu kala, semenjak umurnya menginjak 21 tahun, selalu bertanya, kapan kamu menikah. oh, pertanyaan yang sensitif tentunya, bahkan hingga saat ini yang sudah menginjak hampir 23 tahun. Nikah itu ribet tau, begitu pikirnya. dalam pandangan amanda, menjadi istri (sholehah) adalah menjadi pelayan bagi suami nya. ini yang susah. harus nyiapin sarapan pagi hari, mikirin anak, ngatur keuangan keluarga, pendidikan dan jago masak juga tentunya. bagaimana kalau suatu saat suami minta di masakin ayam goreng, dan si amanda  yang cuma bisa masak indomie rebus serta telor ceplok ini, hanya bisa memesan delivery ayam dari  McD. kan gak lucuuuuuu. haha, 

Namun, karena amanda ini sayaaaaannng banget sama eyangnya maka dijanjikankan lah, bahwa ia akan menikah tahun depan. Toh saat ini pun dia sudah menjalin hubungan dengan seorang pangeran dari negeri kodok. pangeran K namanya, bercita2 akan membuat keluarga dengan awalan huruf K semua. K family dia menyebutnya.

Waktu pun terus berjalan, dan setahun sudah tiba. singkat cerita amanda ini, tidak bisa menepati janjinya karena saat itu masih ada pikiran yang mengganjal serta si pangeran sedang ada tugas ke luar wilayah untuk ekspansi wilayah kekuasaan. mmm, dan ternyata sang eyang murka. maka di kutuk lah si amanda ini jadi bidadari di surga (dasar eyang, meskipun kesel tapi ngutuk nya keren).

Maka akhirnya, amanda pun  menjalani kehidupannya di surga. Pertanyaannya adalah, apakah amanda senang dengan kehidupannya di surga langit?? oh, ternyata tidak kawan2. bagi dia, surga nya ada di dunia. ada eyang, ada mama,papa, adik,keluarga serta sang pangeran tentunya. Selain itu juga, kehidupan dia di surga statis, yaitu hanya sebagai tukang sapu dan tukang jaga. beda dengan waktu dia di dunia, yang mobile dan fleksibel, bisa nawarin barang, ngobrol sana sini, gosip, ledekin orang,marah, nangis, senyum. warna warni lah. di sini kan gak bisa ledekin orang, cakep semua soalnya (surga yang aneh).

amanda menjalani kehidupan ini dengan sabar. menyapu pohon2 di surga dengan telaten, kadang2 kalo bosen, sekali2 ia menengok kehidupan di bumi dari atas. oh, keren sekali nampaknya. melihat orang2 berusaha dengan sekuat tenaga menggapai impiannya masing2, bercanda dengan keluarga yang dikangeninya yang semua ini membuat ia sadar bahwa kesenangan itu di dapat bukan dari hasilnya, tapi dari proses pencapaiannya. di surga ia cuma bisa menikmati semua hasilnya tanpa perlu susah payah. gak asiiikkk ah, gumam dalam hati.

Suatu hari, saat sedang asik2nya menyapu pepohonan di surga, tiba2 ada serangan monster. baru kali ini, surga di serang monster, mungkin sistem pertahanan di surga sedang lemah. hei, monster apakah itu ?? itu adalah moster demam dan moster maag. monster ini taringnya ada 2, matanya satu, idungnya pesek dan perutnya kembung. ” kami berdua ke sini mau makan kamu dan makan pohon“‘.

Enak aja lu, gue cape2 rawat situ yang makanin. kalo daun keringnya sih boleh, gitu jawabnya amanda

ah, kami gak suka daun kering, kami mau daun muda. grrrrrr,

lalu, tiba2 monster demam menyerang dengan secepat kilat, seeeet,amanda pun di pittingnya. itu kalo kata bang pidi, pitting itu pake f bukan p. amanda pun merasa tercekik. tak kuat ia bernafas, sesak. akhirnya, dengan refleksnya, itu monster ditendang kemaluannya, duggg, sampai kesakitan lalu terlepas lah pitingannya. Hei, monster. aku tidak akan menyerah, aku masih ingin hidup, masih banyak orang yang mencintai ku di bumi sana. Sini kalo berani, lalu giliran monster maag menyerang. kali ini si monster menggunakan teknik kuncian di perut, gak bisa bergerak ia. di coba digerakkan ke kiri, kekanan, bungkuk, tetep juga gak lepas. berfikir lama ia, akhirnya dengan insting kewanitaan , ia mencakar tangan si monster, wow, ternyata berdarah juga si monster. maka ketika terlepas, langsung amanda membabi buta mencakar itu monster sampe mati. maklum insting cakar mencakar ini terasah saat masih di bumi memimpin geng anak pancoran. Melihat amanda yang ganas menghancurkan monster maag, maka monster demam ini langsung kabur. seperti di TV2, monster demam cuma bisa bilang, tunggu pembalasanku. lalu seketika kabur dan menghilang.

Fiuuhhh, alhamdulilah. walopun ngos2an dan tegang juga, akhirnya amanda bisa mempertahankan diri juga menjaga pohon yang dijaganya. Singkat cerita, akibat jasa2nya, maka amanda diberi satu permintaan oleh koordinator bidadari di sana, nunu namanya. dan amanda memilih untuk kembali ke bumi. maka di kabulkan lah permintaannya, lalu dengan kecepatan cahaya dia kembali ke bumi. lalu bagaimana kehidupannya di bumi, apa kabar dengan eyangnya, apa kabar juga dengan pangeran di sana? hehe, ceritanya bersambung.

udah ah, cuma segini ceritanya. belum kepikiran  (dan males mikir) lagi. pokoknya, semangat teruss, nikmati semua frasa hidup yang ada, karena tuhan punya cara yang unik tentang jalan hidup kita. berterima kasihlah pada semua masalah yang ada, karena itu bikin kita makin kuat. jaga kesehatan. semoga semua cita2nya tercapai. amiiin

terinspirasi dari : buku drunken monster (pidi), perahu kertas (dee), iklan biskuat dan amanda sendriri tentunya

-alif, sedang lupa bawa flasdisk- 

 

Categories: Uncategorized

Puisi Kerendahan hati

September 8, 2010 Leave a comment

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukit Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik, yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar, Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya Jadilah saja jalan kecil, Tetapi jalan setapak yang Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten

tentu harus ada awak kapalnya….

Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi rendahnya nilai dirimu

Jadilah saja dirimu….

Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

-Taufik Ismail-

Categories: Uncategorized

Hamdalah

September 7, 2010 Leave a comment

alhamdulilah, berkah malam ke 29 ramadhan. setelah 2 hari kemarin stress dengan eksperimen TA yang gak beres2, sekarang nekad juga masukin sampel ke alat walaupun dengan kondisi yang kurang sreg. tak mengapa, bisa di akalin lah ntar,haha. yang penting sekarang si opik ma  pandu sudah ngajak itikaf. okey saya ladenin. walaupun di sini (lab) masih ingin nulis skripsi karena masih banyak yang harus di catet. tapi yang namanya kangen sama tuhan udah gak bisa di tahan2 lagi (kayak jauh aja Alloh itu). Bismillah, kangen pada Mu ya Rabb…

Categories: cacatnya harian alif

catatan hari ini (2)

September 6, 2010 Leave a comment

keseeeeeeeeellllllll. Ketika kamu sudah merancang semuanya, dengan sangat manis, dengan sangat cantik dan tampak perfect, lalu sudah berusaha sekuat mungkin, dan ternyata hasilnya nol besar karena faktor teknis. bukan salah saya, tapi ini salah alat. sudah menunggu lama seharian, ni alat gak mau naek suhu nya sampe 95 C (mampus lo lif, gak bisa lulus oktober). great pisan, emosi sudah sampai di ubun2, rasanya ingin meracau dengan kata2 kasar yang biasa di ucapkan oleh orang2 tak beradab dan tak bermoral. fiuuhh, untung ada nasi padang. emosi saya seakan luluh lantak bercampur dengan pedasnya sambal  ijo khas warung padang.

pulang saja saya sekarang, minum kopi yang banyak seolah2 saya lupa harus menjaga kesehatan. Juga saya lupa ini sudah malam ke 28 dan belum itikaf sekalipun di masjid. the worst ramadhan ever,

Categories: cacatnya harian alif

cerita hati ini

September 6, 2010 Leave a comment

@ lab

Bandung mendung dan sekarang sudah hujan. Dan saya di temani fikri yang sedari tadi sudah berkicau dengan dengkurnya seolaholah tadi malam memang sudah bekerja keras mendapatkan lailatul qodr. itu tempatnya di salman.  Seperti menjaga lilin saja, kami bergantian. sebenarnya saya ingin duluan tidur di kasur lab yang empuk itu. tapi apa daya, di sini hukum rimba berlaku. yang duluan, yang tidur pertama. Dan saya menunggu dia selesai membereskan mimpinya.

Hei alif, ngapain kamu (masih) di lab?? sedangkan orang2 sudah pada ramai membicarakan mudik dan lebaran. Oh, itu saya sedang eksperimen lagi. kemarin ketika akan memberikan laporan TA, sang dosen memberikan oleh2 bahan tambahan. mmm, nunu bilang saya ini terlalu plegmatis. sambil mengacungkan tinjunya, dia dengan gagah bilang harusnya kamu protes lif sama dosen pembimbing. Masya alloh, saya belum pernah liat nunu dengan ekspresi seperti itu. Nampak gagah. Tapi seperti kata bondan, ya sudah lah. saya terima. toh ini juga biar TA nya lebih  mantep.

Sambil menunggu eksperimen, saya baca koran kompas baru. Liat tingkah orang yang mau mudik,desek2an, liat tingkah wakil rakyat yang mewakili rakyat miskin kebanyakan yang ingin ada kolam renang di gedung mewahnya (kereeeen), juga liat iklan hape yang belum mampu saya beli. Juga itu sambil di selingi chating sama ami, yang bingung mau mudik kemana. Saya bilang ke arab aja, dia minta di ongkosin. Sungguh ami, bukan nya saya pelit tapi saya lagi banyak utang. belum mampu bayarin ongkos mudik kamu. saya masih utang sama sodara 50 rebu atas mukena baru yang saya beli. meskipun sodara, uang adalah uang, sodara ya sodara. tetep gak bisa gratisan, tapi boleh nyicil, 3 bulan lamanya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 10.11 dan saya di sini sudah dari pukul 06.00. ramadhan bentar lagi, saya mau tilawah dulu, mungpung pahalanya masih gede.  Yeaaahh, dan tiba2 saya teringat, saya janji nulis di blog buat si cantik amanda…

Categories: cacatnya harian alif
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.